Selasa, 05 April 2016

Gabah Petani Ditolak Bulog, Laporkan ke Kodim

Selasa, 5 April 2016

JEMBER, (PR).- Pertanian di Kabupaten Jember pada medio April 2016 ini sudah memasuki panen raya. Menurut data Dinas Pertanian Kabupaten Jember hampir 80 % lahan sawah awal April ini melaksanakan panen raya.

Direktur Prasarana Kementerian Pertanian RI Suprapti pada Senin, 4 April 2016, tiba di Makodim 0824 Jember bersama Kepala Bulog Divisi Regional Jember Khosim. Staf Dinas Pertanian dan instansi terkait lainnya pun hadir, bersama Komandan Kodim 0824 Jember mengadakan sidak di beberapa lahan memonitor penyerapan gabah oleh Bulog.

Lahan pertama yang dikunjungi di kelompok tani Karya Tani Desa Sabrang Kecamatan Ambulu Jember yang disambut oleh Danramil 0824/24 Ambulu Kapten Inf Hari Sampurno, Kepala UPTD, kelompok tani melaksanakan hitung ubinan terhadap hasil panennya. Hasil panen kali ini cukup melimpah dengan 9,3 ton per hektare. Jumlah itu meningkat dari sekitar 8 ton per hektare sebelumnya.

Jajaran pejabat pun mengecek kadar air gabah kering panen (GKP) yang hanya 23%. Bulog Divre Jember pun menebusnya seharga Rp 3.700/kg gabah.

Komandan Kodim 0824 Jember Muhammad Nas berpesan kepada petani untuk melapor apabila ada gabah yang ditolak oleh Bulog. “Tolong segera laporkan saya, nanti saya akan cek langsung kepada Ka Bulog, kami siap sepenuhnya dukung penyerapan gabah ini,” katanya.

Kepala Bulog Divre Jember Khosim pun mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Dandim 0824 untuk penyerapan gabah secara maksimal.

“Namun tentunya saya juga berharap agar petani berupaya memenuhi ketentuan maksimal sehingga gabahnya memiliki pasaran yang lebih tinggi, misalnya dengan panenan ini kemudian dikeringkan hingga menjadi gabah kering giling (GKG) dengan kadar air 14% maka harganya akan menjadi Rp 4.650/kg,” kata Khosim.***

http://www.pikiran-rakyat.com/nasional/2016/04/05/gabah-petani-ditolak-bulog-laporkan-ke-kodim-365810

Tidak ada komentar:

Posting Komentar