Selasa, 22 September 2015

JK Putuskan Impor Beras, Ini Kata Bos Bulog

Senin, 21 September 2015

Jakarta -Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memutuskan akan ada impor beras untuk menjaga stok dan harga beras di dalam negeri. Hal ini setelah mempertimbangkan kondisi kekeringan dan produksi beras yang masih perlu dihitung ulang.

Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengaku belum mengetahui informasi tersebut. Ia mengaku siap melaksanakan impor beras bila menerima penugasan langsung dari pemerintah.

"Itu saya masih bicara mungkin ya. Karena saya sendiri belum dengar langsung. ‎Kalau memang kebijakan begitu ya memang beliau (JK) yang punya kebijakan," kata Djarot ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (21/9/2015).

Djarot mengatakan faktor fenomena El Nino berdampak kondisi produksi pertanian. Namun di awal tahun depan juga ada potensi cuaca ekstrem lainnya.

"Dampak El Nino itu biasanya diikuti oleh La Nina atau hujan yang berlebihan. Mungkin juga banjir. Jadi stok harus diamankan," katanya.

Menurutnya, keputusan impor bisa memberikan ketenangan bagi masyarakat. Bahwa, ada kepastian pasokan beras meski terjadi kondisi alam yang menghambat produksi beras nasional.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tadi pagi mengumpulkan‎ beberapa menteri terkait di kediamannya, yaitu Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, dan Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti. Salah satu keputusannya adalah soal rencana impor beras untuk menjaga stok beras Bulog yang hanya 1,5 juta ton dari angka ideal seharusnya 2,5-3 juta ton.

"Ini kan masalahnya kekeringan. Ya kita tidak ingin mengorbankan masyarakat dengan berpegang pada perkiraan yang bisa salah. Karena itulah maka kita buka kemungkinan impor secepatnya. Kita akan melihat itu sebagai kemungkinan, harus buka," kata JK.

(dna/hen)

http://finance.detik.com/read/2015/09/21/191311/3024901/4/jk-putuskan-impor-beras-ini-kata-bos-bulog

Tidak ada komentar:

Posting Komentar