Minggu, 20 April 2014

Petani Kekurangan Pupuk

Sabtu, 19 April 2014

REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta --- Petani merasa kesulitan mendapatkan pupuk guna menggarap lahan. Padahal pupuk merupakan salah satu unsur penting dalam meningkatkan produksi.

Ketua Umum Kontak tani Nelayan Andalan (KNTA) Winarno Tohir mengatakan pemerintah seharusnya menambah anggaran untuk subsidi pupuk. Kebutuhan pupuk nasional mencapai 9,2 juta ton per tahun. Angka ini lebih sedikit dari yang diajukan Pokja pupuk sebesar 9,55 juta ton.

Tahun ini subsidi pupuk dialokasikan sebesar Rp 21,04 triliun. Anggaran ini terdiri atas subsidi pupuk sebesar Rp 18,04 triliun dan untuk menambal kekurangan bayar tahun 2012 (audited) sebesar Rp 3 triliun. "Kami taksir kekurangan pupuk hingga 1,8 juta ton," kata Winarno, Jumat (18/4).

Selain menjaga kelancaran pupuk, pemerintah juga perlu memantau penyaluran benih dan penyediaan penyuluh pertanian. Akibat cuaca lembab, produksi beras diprediksi menyusut sekitar 2 juta ton.


http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/14/04/18/n48c8g-petani-kekurangan-pupuk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar